Testimonial dari pembaca, pendengar dan pecinta Bubbles of Love


 

Krisnina Akbar Tandjung :
“Lagu-lagunya sangat impresif. Sederhana dan mudah, seperti dunia anak-anak seharusnya. Sangat mudah diingat. Sekali lagi, selamat!!”

 

Annisa Pohan (Bunda dari Aira Yudhoyono) di Rumah Pintar Cikeas, 1 September 2013 :

Annisa Pohan Yudhoyono“Saya selalu berhati-hati dalam memilih lagu/cerita yang didengar oleh Aira (5tahun).
Saya pastikan yang edukatif selain menarik.
Seperti di Bubbles of Love, lagu-lagunya bagus dan didukung dengan gerakannya itu sih yang akan membuat lebih dinamis.. akan buat lebih menarik..gerakannya yang penting mendeskripsikan lagu itu,
kan namanya untuk anak-anak kan visual akan membuat lebih gampang untuk masuk ke otaknya ya dan dari kata-kata ditambah dengan gerak mereka akan lebih menyerap.
Maka saya lebih memilih lagu-lagu berkualitas,
dan lagu-lagunya mba Lily itu saya pikir
sangat berkualitas ya untuk anak-anak “

 

Aliya Rajasa (Bunda dari Airlangga Yudhoyono), tayang di GlobalTV, TransTV (29 April 2013) & SCTV dan tercatat di Indopos (1 Mei 2013)

“Ini (Bubbles of Love) sangat menarik & edukatif. Saya kebetulan juga seorang ibu & sedang bersemangatnya mengajarkan banyak hal pada anak saya,” katanya jujur. Dia mengakui, semua lagu yang ada di album Bubbles of Love adalah ungkapan kasih sayang yang tulus dari seorang ibu kepada anaknya, “Saya pasti akan perdengarkan lagu ini kepada Erlangga (Airlangga), karena saya luar biasa terkesan dengan liriknya yang tulus & musiknya yang indah. Penyanyinya juga suaranya bagus banget

“Airlangga sangat suka lagu-lagu Bubbles of Love, setiap kali kami travelling lagu-lagu Bubbles of Love selalu kami bawa supaya bisa didengar Airlangga” kata Aliya Rajasa ketika ditemui di pembukaan Jendela Dunia, Marunda, Tanjung Priok, 2 Maret 2014

 

James F. Sundah (produser musik dan pencipta lagu di balik hits sepanjang masa; “Lilin-Lilin Kecil”, “Kaulah Segalanya” “Astaga” “September ceria” dan lainnya) di antaranya di Kick Andy Metro TV, RollingStones dan Media Indonesia:

” Telah bertahun-tahun saya prihatin dan membatin atas kondisi yang marak sekarang ini, anak-anak menyanyikan lagu-lagu orang dewasa, didandani seronok dan terlihat menjiwai syair yang tidak pantas dengan umurnya. Ketika Lily Dawis membawa lagu serta lirik Bubbles of Love, saya merasakan koleksi tersebut sebagai angin segar dan jawaban bagi kita semua untuk tidak surut harapan terhadap lagu dan lirik yang menarik, asyik dan sangat bernafaskan keluarga.
Saya seperti menemukan seorang Ibu Sud baru. Saya meyakinkan Lily untuk mempublikasikan lagu2nya untuk khalayak luas dan bukan hanya untuk keluarga kecilnya saja, karena kita butuh Ibu Sud..Ibu Kasur, orang-orang yang membuat lagu anak2 dengan tulus. Lagu anak2 sangat khas, saya bisa bikin lagu apa saja KECUALI lagu anak2 karena hasilnya bukan lagu anak2 namun lagu saya yang dipaksa untuk anak2. Namun lagu2 Lily ini betul2 tulus..bentuk cinta seorang ibu untuk anak2nya..yang jika diperdengarkan di negara apapun akan diterima… ” “kunci lagu itu (Bubbles of Love) justru terletak di kesederhanaan dan ketulusannya

 

Novita Tandry (Psikolog pendidikan, Master Franchisor Tumble Tots & Leaps and Bounds)
*di Bubbles of Love’s Launching, Mei 2012 :

Benar-benar suatu penemuan yang luar biasa untuk dunia anak-anak kita. Tumble Tots akan selalu mendukung, bersama dengan Leaps & Bounds. Kita akan masukkan ke dalam kurikulum kita ya, sukses terus! Dan kita tunggu album selanjutnya! All the best for you, Lily Dawis! “

*di Jak-TV dalam acara Kata Dokter LIVE 24 Maret 2013 “Manfaat Dongeng Sebelum Tidur bagi Anak”:

” Mendongeng sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan serta menjalin hubungan keluarga yang baik, memberikan pesan-pesan yang baik dan lainnya,” ketika ditanya buku apa yang paling memenuhi syarat, Novita Tandry mengangkat 1 buku dan memperlihatkan isinya yang sangat vibrant.. “Bubbles of Love karya Lily Dawis penuh passion dan kita (bangsa ini) membutuhkan lebih banyak orang-orang yang seperti ini, passionate & mau berbuat sesuatu untuk bangsa. “

*di Rumah Pintar Cikeas, 1 September 2013:

Tantrums dapat dialihkan dengan membiarkan anak sering bergerak dan mendengarkan musik maupun mengumandangkan lagu yang tepat seperti di Bubbles of Love

*di Jak-TV dalam acara Kata Dokter LIVE 31 Agustus 2013 “Manfaat Kedekatan Ibu dan Anak untuk tumbuh kembang”

” Saya ini tidak dibayar lho untuk merekomendasikan Bubbles of Love, Bubbles of Love masuk ke dalam kurikulum Tumble Tots dan Leaps and Bounds karena memang bagus. Saya jatuh cinta terlebih dahulu kepada Bubbles of Love karyanya, baru kemudian kepada Ibu Lily. Dalam seminar khusus pembahasan Tantrums baru-baru ini di mana saya adalah Key-note speaker, terlihat ada beberapa anak-anak berkebutuhan khusus yang juga hadir bersama para Ibunya. Suasana sangat gaduh, namun begitu saya putarkan lagu Sebiji Benih dari Bubbles of Love, mereka berangsur-angsur tenang, bergerak ritmik bersama alunan yang indah dari lagu tersebut “

 

dr. Lula Kamal di Jak-TV dalam acara Kata Dokter 24 Maret 2013

Kalau bingung dan ingin berimajinasi gunakan lagu2 + buku ini (Bubbles of Love) sebagai acuan dan inspirasi untuk mendongeng/mendampingi keseharian keluarga ”

dr Boyke di Jak-TV dalam acara Kata Dokter 24 Maret 2013

” Buku (Bubbles of Love) penuh dengan love yang sangat dibutuhkan dalam keluarga “

 

Ade Rai, atlit dan pakar olah tubuh terkemuka, di Rumah Pintar Cikeas, 1 September 2013

” Supaya keluarga sehat, Ibu harus sehat, olahraga bisa di mana dan kapan saja. Contohnya bermain bersama anak dengan Bubbles of Love, kesehatan dapat selalu terjaga. Gerakan tangan di lagu Pink Jellyfish sederhana namun sangat efektif untuk mengencangkan deltoids (otot-otot bahu). Melakukan jinjit seirama lagu Tip Toe baik sekali untuk mengencangkan betis dan melatih keseimbangan. ”

Clara Pek (Ibu Duta Besar Yunani untuk Republik Indonesia) :

” …lagu-lagu ini tidak hanya untuk anak-anak

 

Maggie Honoris, mamanya Ariel (9) dan Gaby (7) :

” Anak2 first day of school. Kita lagi dengerin Bubbles of Love. Anak2 dengerin itu pagi siang malam.. Nyanyi2, nari2, di mobil, di rumah.. Senangnya! ”

Hanny Vicenza, Ibu dari 2 anak di Jakarta :

” Bubbles of Love adalah hadiah sempurna untuk menyambut kehadiran buah hati

 

Citra Soedarsono, Mommy-to-be (4.5 months along) di Jakarta, Indonesia (3 April 2013)

” Yang Lily tulis dari hati, tidak hanya menyejukkan dan penuh kasih sayang bagi bayi-bayi namun juga edukatif

Emmy Suparmin
Pendiri Popay Montessori School :

” Bubbles of Love adalah mahakarya yang mendebarkan!! Jiwa dari lagu-lagu Bubbles of Love menggemakan ikatan emosional yang kuat dari seorang Ibu dan anaknya. Lagu-lagu ini juga menggambarkan kekuatan hubungan dua jiwa yang pernah selama 9 bulan bersama di satu tubuh. Lagu-lagu ini mengingat kedekatan tersebut. Saya juga sangat terkesan dengan lirik yang sangat menyentuh; unik sekali dalam kesederhanaan yang bersahaja. Lirik-lirik tersebut lalu digambarkan dengan ilustrasi yang berkualitas. Secara keseluruhan, album dan buku ini adalah suatu bukti hasil persiapan yang luar biasa dari seorang Bunda yang selalu berusaha memberikan yang terbaik. Saya sadar bahwa lagu yang baik akan terdengar enak.. Namun, lagu yang sangat baik akan menggetarkan jiwa dan menginspirasi. Semoga Bubbles of Love selalu sukses menapaki perjalanan yang luar biasa ke depannya. “

 

Isna Nurdianti (Ibu dari Kayla di Serang, Indonesia):

” Bukunya sudah sampai… langsung deh dengerin CD nya sambil nyanyi & liat lembar demi lembarnya, ga nyangka deh Kayla (3 bulan 1 minggu) menikmati banget lembar demi lembarnya, sebelum lagu habis saya tidak buka lembar berikutnya loh & KayKay tetep anteng dengan tatapan mata yang seru abis hehee… thank you so much (*hari pertama)

sampai tadi malam begitu lembar demi lembar bubbles of love di buka Kayla happy banget, matanya membulat & kakinya heboh menendang nendang heheee tadinya saya pikir kecepetan di usianya sekarang ‘menikmati’ buku tp ternyata ‘bubbles of love’ sebagai buku perdananya mampu menyedot perhatian Kayla heheee, hebaaat deh ibu Lily, terima kasih ya (*hari berikutnya) ”

Meilody (“Mama Bubblie” in Bubbles of Love)

” Bubbles of Love itu wujud kasih kita semua terhadap generasi bangsa ini, saatnya musik indonesia bernilai dan berguna bagi anak2 dan keluarga. Proses pembuatan Bubbles of Love tidak hanya mengajar saya bagaimana menjadi penyanyi yang lebih baik, tapi juga mengingatkan saya bagaimana berkontribusi bagi negara ini lewat musik dengan cara (procedure) yang benar, sehingga pada akhirnya secara keseluruhan Album ini bernilai dari sisi edukasi bagi anak & edukasi moral bagi kita semua “

 

Ibu Delphine Darsono, Mamanya Warren, 1 tahun :

” Anakku ga mau tidur tanpa musikmu! 😀 Lagu-lagunya sangat membantu Warren tidur lelap dengan mudah

Susanna Tjandra, Ibu dari 3 anak di Jakarta, Indonesia:

” Sangat berkualitas! “

 

Angela Darmawan, Ibu dari 3 anak, baker & pianist:

” Selamat ya! Lagu-lagunya bagus banget! Anak-anak sukaaa sekali dan langsung hafal semua lagu-lagunya 2 hari sejak beli! ”

Cynthia Hambali, Ibu dari 3 anak, Jakarta :

” Tuhan berkati ly! Musik karyamu membawa banyak berkah bagi semua orang “

 

Hesty Utami, Bunda dari Ayya (22 bulan):

” Terimakasih! Sebelum ada Bubbles of Love, terus terang, saya sebagai Ibu bekerja kelimpungan tidak mengerti bagaimana berinteraksi dan berkomunikasi aktif dengan Ayya! Sejak nonton Bubbles of Love dalam acara Kick Andy ingin sekali punya buku dan CDnya. Sejak itu, Ayya sama sekali tidak mau lepas dari bukunya, sampai lecek2 pun dibawa ke mana2, dipeluk juga kalau tidur! Setiap saya pulang bekerja kami bernyanyi bersama sambil Ayya bercerita dengan bahasanya sendiri tentang anak-anak di buku Bubbles of Love. Tgl 2 Desember 2012, untuk bertemu Ibu Lily di workshop saya sampai harus ngumpet2 pinjam bukunya dari Ayya 😀 ”

 

Corinna Dwijayanthi

” Dear Bubbles of Love, lagu2nya bagus, easy listening dan liriknya juga mendidik. ditunggu album2 lainnya. Superb. saya tunggu karya berikutnya ya…lagu2 berkualitas untuk anak saya dan anak Indonesia lainnya, terlebih ini dibuat dalam dua bahasa, jadi bisa sambil belajar juga. “

 

Juni, Mama Caren dan Nathan (4 & 8 thn) di Karawaci :

” Ketika saya matikan TV, Caren pertamanya ngoceh-ngoceh. Lalu ketika saya nyalakan cd (Bubbles of Love) untuk pertama kalinya, dia suruh saya matikan (masih ingin nonton), tapi saya cukup kaget karena ia berangsur-angrus terdiam, duduk, mendengarkan lagunya. Lalu ia tanya-tanya itu lagu apa, judulnya apa, lalu dia bergerak mengikuti irama dan menyusuri kata-kata di buku dengan jari mungilnya. Tvnya dilupakan! Selang beberapa saat, Nathan (8),kakak Caren yang sulit fokus/memusatkan perhatian juga tertarik, mulai bertanya tentang lagu-lagunya. Caren lalu mengusulkan singing time dalam keluarga kami, dan kami sangat menikmatinya. Kadang dalam 1 malam, kami memutar Cdnya sampai 3 kali! 🙂 Terimakasih sekali telah menciptakan Bubbles of Love! ”

 

Didiet Tachril :

” Bubbles of Love, bukunya bagus, lumayan, enteng, dan seru juga, karena banyak lagu-lagunya di sini enak sekali, bagus. “